You thought this blog is dead? You're totally wrong. Akhir-akhir ini blog ini udah gak pernah update lagi dikarenakan banyaknya hal yang harus dikerjakan di Real-Life, lebih pentingnya lagi, malas. Tapi selain itu, akhir-akhir ini saya ter-attach oleh game yang bernama Granblue Fantasy. Sampai-sampai, mungkin saya akan menambahkan niche baru untuk blog ini khusus untuk section GBF.
Granblue Fantasy bukanlah game yang newbie friendly sama sekali. Yap, sama sekali bukan. Walaupun memang jika kalian pertama main game ini kalian diberi 2 SSR Guaranteed Ticket (Termasuk dari Pinboard Mission, CMIIW) dan beberapa free roll serta Free Rupee Draw tiap harinya, event-eventnya pun memberikan item-item rare yang lumayan mudah untuk didapat, lumayan. Intinya, jika kalian orang yang tidak sabar dan moh buat nge-grind, mending nyerah aja gausah maen.
As days gone by, akhirnya saya nyentuh juga Level 50 di GBF, game yang bikin orang no-life untuk beberapa hari. Pada awal pertama main, rasanya susah sekali buat ngejalanin Quest lain selain dari Quest Main Story, dikarenakan Weapon Pool, Chara, dan Summon yang masih sangat lemah. Tapi sekarang, setelah melalui grind yang terkadang bikin salty karena drop-ratenya, akhirnya semuanya menjadi lebih baik. At least for now.
Class
Untuk bagian Class, jujur sebenernya dari awal pertama main, Class itu nentuin gimana ntar kedepannya, tapi dikarenakan hampir semua pemain baru (mungkin) termasuk saya, pasti pada awalnya milih Class row 1 itu ngasal aja yang penting cocok. Padahal, kalau udah mau masuk ke Row 2, kamu harus memaksimalkan level Class row ke 1 tertentu dulu untuk memilih Class Row 2. Masih ga ngerti? Gini nih, waktu pertama saya main saya memilih Lancer sebagai Class pertama saya, pada saat ingin "mengupgrade" ke Row 2, saya ingin memilih Class Warrior eh tapi ga bisa, soalnya Class Warrior ini perlu max level Class Fighter dan Grappler Row 1. In this case, saya milihnya Class Lancer, yang cocoknya untuk "dilanjutkan" ke Row 2 Dragon. Dan pada akhirnya ketemu Class Valkyrie deh, which i loveeeee.
TL:DR: Plis baca Guide Beginnernya sebelum main biar ga nyesel kek w. (Well not anymore tho coz i got Valkyrie now.)
Untuk bagian Extended Mastery Level, gak ada hal yang harus dibahas panjang-panjang sih, cukup self-explanatory. Seperti game-game lainnya, kalian tuker "point" (In this case its called EMP) dan kalian akan mendapatkan power-up pada bagian yang kalian upgrade. Untuk saya sendiri, saya lebih mementingkan Attack, HP, terus Defense. Untuk kalian jika belum cocok atau ga mau netep di Class yang kalian sedang pakai, sebaiknya save saja EMP kalian untuk Class lebih atas atau sampai nemu favorit, kecuali kalo kalian emang suka, bisa direset juga sih.
Chara Line-up
As for chara, ini juga gak terlalu harus dijelasin panjang-panjang, intinya pada roll awal-awal main saya dapat SSR Zeta, SSR D.Sarunan, SSR Zahlhamelina, dan akhirnya SSR Aliza, dengan sekali pull. Untuk SSRnya sendiri, saya dapat the best SSR possible in the game, yap, SR Sen. Dengan ini, saya akhirnya milih untuk bergabung meme Elemen Api. Dan seperti biasa saja, meng-level-up chara-chara agar lebih setronk. Oiya, untuk Zeta sendiri, saya sudah menguncapnya sampai bintang 4, sementara Aliza dan Zahl sampai bintang 3, dan Sen sudah fully uncapped (Lyria mah gausah dijelasin ya, bagian dari event.) Sebenernya udah bisa sih fully uncap Zeta sama Aliza, soalnya Supreme Merit juga ada 8 biji, tapi masih belum dapet kuku api naga (gak tau namanya xd.)
TL;DR: Level-up dan Uncap terus Chara-mu biar makin setronk.
Weapon Pool
Bagian paling pain in the ass di game ini adalah bagian Weapon Pool. In order to get stronger, kamu harus nentuin elemen dan jadiin elemen tersebut sebagai elemen utama. Dari mulai Chara, Weapon, sampai Summon dianjurkan agar sama Elemennya. Pada bagian Weapon ini, kamu harus memikirkan banyak hal, salah satunya bagian Level-up Skill. Untuk me-level-up weapon skill-mu kamu harus membutuhkan senjata SR bahkan SSR lainnya, atau kamu bisa mendapatkan booster chance juga dengan feble atau apalah itu. Tentunya nyari item-item tersebut gak gampang, apalagi kalau Skill-level-nya udah diatas level 5. Plis jangan maksa level-up kalau chancenya dibawah 50%, biasanya gagal.
Bagian Weapon Pool belum beres loh, adalagi, yaitu Levelling Weapon-nya sendiri, cukup simpel sih, kamu tinggal cari Fodder, atau senjata lain untuk dikorbanin buat senjata terpilih kamu untuk di-level-up. Dan bagian terakhir, yaitu Uncap Weapon, mungkin bagian paling ngandelin hoki sama grind terbesar. Karena susaaaaaaaaaaaaah banget dapetin Gold Brick buat level-up SSR Weapon yang hanya bisa didapatkan dari drop Nightmare Boss dengan drop rate yang 0,1% atau nyari Gold Nugget sampai mati. Untuk Uncap R Tier weapon sendiri mah gampang sih, cuma perlu Red Steel Brick. Di kasino juga ada.
TL;DR: Bagian paling repotin, tapi paling crucial karena damage yang dominan dapet dari Weapon Pool.
Summon
Summon juga berpengaruh loh sama Damage, apalagi Aura yang didapetin (Tentunya harus satu elemen juga) bisa nge-boost stats kamu terutama buat Raid Boss. Sisanya? Cuma leveling kek biasa doang, dan untuk nge-uncap Summon sendiri, kamu butuh Summon yang sama.
TL;DR: Numpang ikut Raid orang aja sana sampe dapet Summon SSR.
Event
Oiya untuk para newbs diluar sana yang baru main atau pengen main, Event wajib banget untuk dicoba, tapi gausah maksain, karena beberapa Event sama sekali gak newbie-friendly sama sekali. Tapi terkadang ada juga, seperti Event What Makes the Gacha Sky Blue. Gak kaya Event lainnya, story-nya cukup mudah dan kalau nge-raid-nya ga terlalu susah dan bisa minta backup. Dari Event juga kamu bisa dapetin Item Rare banget yang seharusnya susah banget buat didapetin, contohnya saya dapet Supreme Merit 5 biji dalam 3 hari yang seharusnya berminggu-minggu. Dan beberapa karakter/summon SR-SSR.
TL;DR: Jangan lewatin Event, reward-nya muantep-muantep.
Itu aja sih udah pengalaman-pengalaman saya yang didapetin dalam perjalanan saya menuju Level 50, intinya sih ini:
- Udah bisa Solo Raid Tiamat Omega, dan beberapa raid hard lainnya.
- Damage udah muantep.
- HP sudah menyentuh 4k.
- Item-item untuk Fully Uncap Chara udah terkumpul.
Chip kasino 250k ulol yeyDan hal lainnya yg w males nulis.
See ya later bois!
![]() |
| More grinding. YEEEEEEEEEEEEEEET. |
Post ini mungkin akan diupdate/diedit lagi sewaktu-waktu.
Impression So Far: Granblue Fantasy Lvl 50
Read Post : Impression So Far: Granblue Fantasy Lvl 50Sunday, 5 March 2017
Author : Zahran Aghna
Comments : 2
Sunday, 5 March 2017
Jadi, seminggu yang lalu, kedua Arc dari seri Danganronpa 3: The End of Hope's Peak Academy sudah tamat dan dilanjutkan di Hope Arc. Terakhir kali kita melihat Despair Arc, kita diberi tease scene Danganronpa 2 dimana Hinata dan Chiaki pertama kali kenal, sementara di Future Arc, Sang Mastermind dari Killing Game Future Foundation terungkapkan, dan ternyata kali ini Mastermind-nya sudah mati duluan, yaitu Tengan.
Di Hope Arc ini Kodaka menjanjikan sebuah Ending yang lebih mengarah ke Happy Ending dan mengenyampingkan plot animenya sendiri. Terlihat dari logonya diatas, ada silhouette Hinata dan Naegi sedang menunjuk dengan jarinya, yup, pose ini identik dengan pose Sore wa Chigau Yo!
Selain menjanjikan ending yang perfect, Kodaka juga sudah berkali-kali men-tease Hinata dan Kapal-Kapal dari Jabberwock Island, tentu saja bila kalian ingat di akhir Super Danganronpa 2, ke lima survivor yang selamat tidak jatuh koma dan langsung sadar seperti Hinata, jadi Kodaka menjanjikan tak hanya Hinata yang saja yang akan mendatangi Naegi, namun seluruh kelas 77 yang somehow bangun dari koma-nya
Biasanya jika sebuah cerita sudah hampir selesai dan sudah dipuncaknya, kita mendapatkan keributan antara tokoh protagonis dan antagonis, namun, di Hope Arc ini berbeda. Walaupun di Logo Hope Arc terdapat silhouette Naegi dan Hinata, disini Naegi hanya mengintip dari lubang saja, dan Karakter Antagonis-nya, Mitarai berhasil "dikalahkan" hanya dengan rayuan Hinata dan kawan-kawan, such anti-climatic, but this is the ending we wanted but not the ending we needed, right? Sken dimana Hinata dan Naegi di dalam satu Frame hanya pada saat Hinata keluar dari Gedung dan berpapasan dengan Naegi saja tanpa ada satu katapun keluar dari kedua protagonis tersebut.
Episode akhirnya mencapai detik-detik terakhir dan akhirnya Mitarai pun kembali normal lagi dan memilih untuk tinggal bersama Kelas 77 di Jabberwock Island. Disini kitapun akhirnya mendapatkan penjelasan bahwa ternyata AI Nanami di SDR2 bukan karena Izuru/Hinata memasukan AInya ke Neo World Program, melainkan karena semua Kelas 77 menginginkan Nanami kembali dan terbuatlah AI Nanami dari Image atau Ingatan Kelas 77. Pada awalnya saya kira Nanami somehow survive eh ternyata cuma bayang-bayang di pikiran Hinata saja ;_;
Oh, not to mention that, ternyata diakhir scene kita melihat Kirigiri berpakaian seperti seorang guru, yup, dia selamat berkat obatnya si Ultimate Pharmacist, Seiko Kimura. Kirigiri mengkonsumsi obat "Antagonist" di detik-detik terakhirnya yang membuatnya memasuki phase Near Death dan akhirnya bisa diselamatkan oleh Mikan. In my honest opinion, kita semua tau di Danganronpa 3 Kodaka sudah membuat prank, you guessed it right, pada saat Aoi tertusuk oleh pisau diakhir Episode 3 dan akhirnya cliffhanger dan all of a sudden di episode berikutnya ternyata kematiannya hanyalah ulah Monaca belaka. Dan sekarang? Really? Mereka menerbangkan fake death lagi dengan Kirigiri, padahal jika Kirigiri mati mungkin Naegi akan mengalami perubahan karakter, kan?
Semua di Episode ini isinya hanya bitter-sweet. Bukannya saya tidak suka, saya sangat senang sekali melihat Kelas 77 akhirnya bangun dari koma padahal saya sudah yakin mereka enggak bisa sama sekali hidup lagi dan juga akhirnya penonton tau personality dan keadaan tubuh Hinata sekarang seperti apa karena diakhir SDR2 Hinata memutuskan untuk tinggal satu tubuh dengan Izuru.
Scene dimana Kelas 77 kembali berakting sebagai Remants of Despair juga sangat detail sekali dengan atmosfir sekitar yang serba dark dan merah dengan tujuan agar orang-orang berpikir Killing Game Future Foundation bukan tindakan yang didalangi oleh anggotanya sendiri, melainkan oleh Remnants of Despair. Intinya, mereka menjadi human shield untuk image Future Foundation dan membuat masyarakat berpikir ini semua ulah RoD.
Walaupun Endingnya mengarah ke Happy Ending, tetap saja eksekusinya agak meh. Sang Antagonis, Ryota Mitarai dikalahkan hanya dengan 8 menit pidato oleh Hinata dan kawan-kawan tanpa adanya pressure dari kedua pihak, Naegi pun hanya mengintip dibelakang sepanjang episode padahal diawal-awal dia berusaha payah untuk langsung face-to-face dengan Mitarai sampai kakinya ditembak. Kesannya ending ini membuang semua plot yang sudah dibangun dan bodo amat dengan karakter-karakter baru yang mati tanpa arti. And not a single Sore wa Chigau Yo moment? Cmon!
So, i'd give this 8.5/10 - The Ending we wanted but not the Ending we needed.
REVIEW: Danganronpa 3 Hope Arc, Bitter-Sweet Ending!
Read Post : REVIEW: Danganronpa 3 Hope Arc, Bitter-Sweet Ending! Saturday, 1 October 2016
Author : Zoodolic Attano
Comments : 1
Saturday, 1 October 2016
Ada berapa orangkah disini yang mati-matian menabung uang untuk Overwatch? Let me guess, 90% dari kalian pasti mengenal dan ingin memainkan Overwatch. Overwatch adalah game First-Person Shooter yang dirilis oleh Blizzard Entertainment itu berhasil menarik para gamers diseluruh dunia diminggu pertama game itu dirilis. Tak hanya itu, Organisasi-organisasi Tim E-sports dunia juga mulai menyimpan pandangannya pada Overwatch dan akhirnya game tersebut sudah mendapatkan turnamen-turnamennya sendiri, seperti game competitive pada umumnya.
Tapi, what if i told you, untuk kalian yang lagi dalam krisis budget dan ingin memainkan Overwatch, Bisa saya bilang, kalian tidak perlu mengeluarkan uang untuk mencoba "Alternatif"-nya Overwatch. Ya, Paladins, game FPS-Fantasy ini memiliki mekanis yang sama seperti Overwatch, game ini juga memiliki hero-hero berbeda yang dapat anda mainkan. But in this case, karakter-karakter yang anda mainkan disebut Champions. Untuk sekarang, saya akan menerangkan beberapa fiture basic yang menarik perhatian saya sebelum mereview game ini.
Champions
![]() |
| Source: http://paladins.gamepedia.com/ |
Sekarang mari kita bahas dari Champions, Masing-masing Champion memiliki skill dan Ulti serta kekurangan dan kelebihannya masing-masing, rolenya pun berbeda-beda. Contohnya adalah Viktor, Champion ini rolenya Damage, Champion ini bisanya memimpin dibarisan tengah dan kerjaannya tak lain adalah menumbangkan Champion-champion musuh dan mengcapture objective sekaligus melindunginya sampai selesai. Masing-masing Champion juga memiliki Cards yang berbeda-beda yang dapat menambah kemampuan Champion seperti damage,healing, dan lain-lain. Masih banyak Champion lainnya seperti Kinessa (Damage), Fernando (Front Line), Makoa (Front Line) dan lain-lain.
Cards
REVIEW: Paladins, Game FPS-Fantasy yang Tidak Berat Sebelah!
Read Post : REVIEW: Paladins, Game FPS-Fantasy yang Tidak Berat Sebelah!Sunday, 25 September 2016
Author : Zoodolic Attano
Comments : 0
Sunday, 25 September 2016



















